Nutrisi

Inilah Mematikan Setiap Mitos Bodoh Tentang Kuning Telur Dan Kolesterol Menjadi Buruk

Saya merasa agak menggelikan bahwa bahkan di tahun 2018 orang percaya bahwa telur memiliki efek negatif pada kesehatan. Telur adalah sumber protein yang sangat baik dengan menyediakan beberapa vitamin dan mineral. Namun makanan pokok sarapan ini mendapat reputasi buruk karena kandungan kolesterolnya. Kebanyakan orang berpikir bahwa memakan kuning telur akan mengakibatkan tubuh memproduksi panas berlebih. Beberapa orang bahkan percaya bahwa makan lebih dari sejumlah telur dalam sehari berbahaya bagi tubuh Anda dan akan berdampak negatif pada kadar kolesterol Anda yang pada gilirannya akan menyebabkan penyakit kardiovaskular.



Mematikan Setiap Mitos Bodoh Tentang Kuning Telur Dan Kolesterol Menjadi Buruk© Thinkstock / Getty Images

Pada artikel ini, saya akan berbicara tentang bagaimana ini BS lengkap dan mengapa makan telur benar-benar aman. Untuk memulainya, berikut beberapa informasi nutrisi yang relevan tentang telur:



Seperti yang Anda lihat dari grafik di atas, telur sebagian besar terdiri dari protein dan lemak. Lemak hampir semuanya ada di kuning telur sementara sebagian besar protein ada di putih. Selain protein berkualitas tinggi, telur memiliki berbagai efek biologis yang menguntungkan. Baik kuning telur maupun putihnya memiliki sifat anti-mikroba, anti-perekat, anti-inflamasi dan antioksidan.

Kolesterol Darah Dan Kolesterol Makanan

Mematikan Setiap Mitos Bodoh Tentang Kuning Telur Dan Kolesterol Menjadi Buruk© Thinkstock / Getty Images



Kesalahpahaman bahwa telur buruk bagi kesehatan jantung adalah karena fakta bahwa telur memiliki kandungan kolesterol makanan yang tinggi. Namun, apa yang kebanyakan orang gagal untuk mengerti adalah bahwa kolesterol makanan dan serum (darah) adalah dua hal yang berbeda dan banyak penelitian telah menunjukkan bahwa kolesterol makanan TIDAK berdampak besar pada kadar kolesterol darah. memiliki masalah kardiovaskular negatif yang berarti bahwa kolesterol makanan dan kolesterol darah tidak berkorelasi dan makan makanan berkolesterol tinggi tidak meningkatkan kolesterol darah atau risiko jantung.

Mematikan Setiap Mitos Bodoh Tentang Kuning Telur Dan Kolesterol Menjadi Buruk© pureprotein



Sekarang, poin penting untuk dipahami adalah bahwa tubuh Anda memproduksi kolesterol sendiri dan selalu berusaha untuk mempertahankan tingkat dasar. Ini dilakukan oleh hati. Ketika Anda makan lebih banyak kolesterol makanan, hati Anda menghasilkan lebih sedikit dan ketika Anda makan lebih sedikit kolesterol hati Anda memproduksi lebih banyak, sehingga menjaga jumlah kolesterol yang mengambang di darah Anda stabil. Hanya sebagian kecil dari populasi yang tidak mengatur kolesterol darah dengan baik - dan pada orang-orang ini, kolesterol darah bisa tinggi terlepas dari asupan makanannya. Jika kolesterol darah menjadi perhatian, cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan meningkatkan aktivitas olahraga dan meningkatkan kualitas diet Anda secara keseluruhan - bukan menghindari makanan karena mengandung kolesterol.

Anti-Oksidan

Antioksidan lutein dan zeaxanthin dalam telur juga terserap dengan sangat baik. Lutein dan zeaxanthin dapat membantu mencegah degenerasi makula yang pada gilirannya membantu mencegah kebutaan akibat usia tua. Telur juga mengandung kolin, yang baik untuk otak, bersama dengan vitamin A, vitamin B, vitamin D, zat besi, dan seng, semuanya dikemas menjadi hanya 60-70 kalori untuk telur berukuran sedang.

Kesimpulan: Jangan takut untuk makan telur karena merupakan salah satu sumber protein lengkap berkualitas tinggi terbaik dan paling ekonomis yang bisa Anda dapatkan. Jadi, lain kali ada orang idiot yang mencoba meyakinkan Anda sebaliknya, lempar telur ke wajahnya.

Apa yang kamu pikirkan tentang itu?

Mulailah percakapan, bukan api. Posting dengan kebaikan.

Kirim Komentar